Hijriah, Happy New Year

Hijrah, Happy New Year

Maka harusnya umat saat ini melakukan hijrah total atau perubahan total yakni meninggalkan segala hal yang Allah larang, menuju ketaatan total kepada-Nya.

Oleh. Isty Da’iyah
(Kontributor NarasiPost.Com)

NarasiPost.Com-Hai, Guys, kalian tahu tidak, kapan tahun baru bagi umat Islam? Yup, 1 Muharam. Sebagai umat Islam kalian wajib tahu, kapan tahun barunya agama kita. Bukannya malah ikut-ikutan tidak tahu dan tidak mau tahu.

Menyambut malam tahun baru hijriah kali ini, di beberapa daerah mengadakan pawai obor lo, mereka juga menggelar berbagai acara untuk menyambut datangnya tahun baru 1446 H. Ini patut disyukuri, karena antusiasme masyarakat dalam menyambut tahun baru hijriah ternyata masih kuat, karena di tengah derasnya arus kapitalisme liberal saat ini, untuk menyebarkan syiar Islam tidaklah mudah. Walau peringatan ini sebenarnya masih hanya sebatas seremonial saja.

So, happy islamic new year, ya, Guys! Berbicara tentang tahun baru hijriah, pasti identik dengan perubahan atau hijrah. Baik perubahan di level individu, keluarga, masyarakat, dan negara. Maka tidak heran jika belakangan ini banyak sekali muncul istilah hijrah, misalnya artis hijrah, pengusaha hijrah, dan semua label hijrah lainnya.

Latar Belakang Tahun Baru Hijriah

Guys, latar belakang perhitungan tahun baru Islam ini ada sejarahnya lo. Kalian harus tahu, agar kecintaan kalian makin besar terhadap agama ini.

Tahun baru Islam dihitung sejak hijrahnya Nabi Muhammad saw. dari Makkah ke Madinah. Sebuah peristiwa hijrahnya Nabi dalam rangka meninggalkan negeri syirik atau Darul Kufur di Makkah ke Darul Islam di Madinah.

Pada saat itu, Ustman bin Affan mengusulkan Muharam sebagai awal bulan tahun baru hijriah. Selanjutnya hal ini diputuskan oleh Khalifah Umar bin Khaththab r.a., Umar menyatakan alasan peristiwa hijrah Nabi saw. menjadi landasannya.

Guys, mengapa Makkah waktu itu disebut Darul Kufur? Karena pada saat itu Makkah adalah negeri yang menjalankan aturan-aturan jahiliah. Saat itu masyarakat di Makkah mempertahankan sistem kehidupan mereka yakni syirik, perdukunan dan takhayul, perjudian, riba, perzinaan, kecurangan dalam berdagang, penindasan terhadap perempuan dan kaum miskin serta fanatisme terhadap suku mereka masing-masing. Mereka saat itu juga terus-menerus memusuhi Islam yang didakwahkan oleh Rasulullah saw.

Peristiwa hijrah Nabi, bukanlah dalam rangka Nabi melarikan diri dari Darul Kufur, tetapi karena atas perintah Allah Swt. demi menegakkan sebuah sistem kehidupan Islam di Madinah. Akhirnya Madinah menjadi negara Islam pertama sekaligus titik sentral dakwah dan kekuasaan Islam. Dari Madinah kekuasaan dan dakwah Islam bisa tersebar ke seluruh dunia, dan umat Islam berbondong-bondong memeluk Islam karena menyaksikan kemuliaan Islam dan keadilan ideologi Islam.

Makna Hijrah

Guys, hijrah adalah perubahan. Bermakna meninggalkan sesuatu atas dasar ingin mendekatkan diri kepada Allah. Berubah dari keburukan pada kebaikan, berubah dari ahli maksiat menjadi ahli taat, berubah dari siap dibakar neraka, menuju generasi perindu surga.

Namun, makna hijrah yang sebenarnya bukan hanya sekadar bisa berhasil hijrah dalam lingkup individu saja, ya, Guys, misalnya dari miskin menjadi kaya, dari bodoh menjadi pintar, dari sempit menjadi luas, dari pelit jadi rajin bersedekah. Karena hal ini adalah istilah yang sangat umum. Maka kita harus tahu makna hijrah yang sesuai dengan petunjuk Nabi Muhammad saw. dan hijrah yang telah beliau lakukan.

So, berubah menjadi lebih baik tidak sebatas perubahan individu semata. Apalagi perubahan yang melulu mengikuti sesuatu yang lagi ngetren. Misalnya fenomena artis hijrah yang lagi tren diikuti, hijab syar'i lagi tren diikuti, dan lain sebagainya. Meskipun ini perubahan yang cukup baik, tetapi belum mampu membuat diri kalian benar-benar istikamah. Karena suatu saat nanti jika tren berganti bisa jadi ikut berganti.

Sayangnya, sebagian dari umat Islam hanya memahami bahwa hijrah bukan sebatas aspek individu semata, mereka masih berupaya mengubah sesuatu yang bersifat pribadi saja. Contohnya perubahan dari pribadi yang malas menjadi rajin, pribadi yang tidak taat beribadah menjadi taat beribadah, hal ini memang diperintahkan oleh agama, tetapi membatasi perubahan atau hijrah dalam aspek individu saja itu tidak cukup. Karena hijrah yang dilakukan oleh Rasul adalah hijrah yang melibatkan seluruh kaum muslim baik kaum Muhajirin maupun kaum Anshar. Beliau melakukan perubahan besar dengan membentuk sebuah negara yang memiliki konstitusi.

Nah, hijrah atau perubahan yang benar harusnya diiringi dengan pemahaman yang benar. Karena perubahan tanpa pemahaman akan mudah luntur dan tidak istikamah. oleh karena itu kalian perlu guru. Namun, guru bukan sekadar guru yang mengajarkan, tapi guru yang mampu mengontrol agar pemahaman yang kalian dapatkan bisa diamalkan dan didakwahkan. Guru yang memberikan ilmu bukan hanya sekedar taklim, tetapi ada sebuah tatsqif atau pembinaan. Dengan sebuah pembinaan inilah kalian dapat memahami apa arti perubahan atau hijrah yang sesungguhnya.

Tahun Baru Saatnya Berhijrah

Nah, Guys, sebagai umat muslim seharusnya dalam menyambut tahun baru Hijriah, jangan hanya menjadi agenda ritual tahunan saja, ya. Misalnya dengan hanya melakukan tablig akbar, doa bersama, dan kegiatan-kegiatan lain yang sebatas formalitas belaka, yang tidak bisa membangkitkan pemikiran dan pemahaman umat.

Di tengah masyarakat yang makin rusak saat ini, tentu diperlukan hijrah dalam makna yang lebih luas, yakni tidak lain hijrah ke arah perubahan masyarakat dan tatanan bernegara atau hijrah sistemis. Karena kerusakan masyarakat terjadi bukan sekadar pada tatanan moral saja, tetapi juga dalam tatanan sosial, ekonomi, pendidikan, politik, hukum, dan lain sebagainya. Kerusakan masyarakat dan negara serta multidimensi ini karena akibat adanya cengkeraman hegemoni ideologi kapitalisme sekuler.

Maka harusnya umat saat ini melakukan hijrah total atau perubahan total yakni meninggalkan segala hal yang Allah larang, menuju ketaatan total kepada-Nya. Sebagaimana sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari bahwa Rasulullah saw. bersabda yang artinya:

"Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan segala larangan Allah.”

Untuk itu tidak cukup sekadar hijrah secara pribadi. Namun, lebih dari itu umat wajib diseru untuk menjalankan syariah Islam secara kaffah, karena ini adalah bukti keimanan dan ketaatan total seorang hamba kepada Allah Swt.

https://narasipost.com/challenge-np/08/2023/merefleksikan-fenomena-hijrah-menuju-peradaban-penuh-berkah/

So, jika kita ingin mengubahnya maka tidak cukup hanya diri sendiri yang berhijrah. Kalian harus menaikkan levelnya yakni menjadi seorang penggerak perubahan, artinya kalian juga harus ikut berperan untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik, dengan mengikuti kajian Islam secara istikamah dengan seorang guru yang mampu membina kalian dalam memahami makna perubahan dan hijrah secara totalitas.

So, dengan semangat perubahan, kita sambut momen tahun baru hijriah kali ini dengan semangat perjuangan, demi mengembalikan kemenangan Islam yang telah lama hilang. So, be happy islamic new year, Guys!!

Wallahu’alam bi shawab. []

Disclaimer

Www.NarasiPost.Com adalah media independent tanpa teraliansi dari siapapun dan sebagai wadah bagi para penulis untuk berkumpul dan berbagi karya.  NarasiPost.Com melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan Www.NarasiPost.Com. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email narasipostmedia@gmail.com

Kontributor NarasiPost.Com
isty Daiyah Kontributor NarasiPost.Com & Penulis Jejak Karya Impian
Previous
Ilmuwan Barat vs Islam dalam Peradaban
Next
Keir Starmer Pro-Israel, Adakah Bedanya?
2 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

2 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Nurul S
Nurul S
3 days ago

MasyaAllah

Novianti
Novianti
3 days ago

Bukan sebatas perbaikan individu tetapi hijrah yang membawa umat ini agar dinaungi keberkahan dan Islam menjadi rahmatan lil'alamin.

bubblemenu-circle

You cannot copy content of this page

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram