Don't Give Up!

Don't Give Up

Selama seseorang itu cuek dengan kata-kata jelek, pasti aman kok mentalnya. Makanya, kita tuh kudu ikhlas, mesti move on and don’t give up!

Oleh. Bunga Padi
(Kontributor NarasiPost.Com)

NarasiPost.Com-Halo, Buddy, how are you? Semoga fine and always happy menjalani hari-harimu. Buddy, dalam kehidupan sehari-hari enggak dimungkiri kita sering kali berhadapan dengan berbagai kejadian atau peristiwa. Kejadian yang kadang menguji kesabaran dan bisa menguras emosi lo bila enggak lihai mengendalikannya. Wih, bisa bahaya ‘kan?

Oya, Buddy, pernah enggak sih kamu dihina atau direndahkan sama temanmu saat di sekolah? Kayak gini contohnya nih, “Eh, kamu dari dulu belajar kagak ada pintar-pintarnya. Padahal fasilitas punya. Huh, dasar otak udang!” Wuih, pedas amat omongan dia.

Oh my God, Buddy! Pastinya sebuah pengalaman buruk yang enggak bakal kamu lupa bukan? Tetapi mau bagaimana lagi, kita ‘kan enggak bisa menahan mulut orang lain berkata jelek ke kita. Tetapi Buddy, kita bisa menahan diri untuk tetap menjaga mulut kita biar tetap berpikir positif, dan kagak perlu baper. Biarkan saja anjing menggonggong kafilah berlalu, ya enggak?

Bullying Bikin Kita Insecure?

Kamu tahu enggak? Ternyata, ngeri lo dampak bagi orang yang sering dihina atau direndahkan. Time after time dia bisa jadi insecure, pemurung, dan fatalnya bisa depresi. Selain itu, dalam kehidupannya dia berujung menarik diri dari pergaulan, merasa hidupnya enggak berguna, enggak percaya sama kemampuan bakatnya, enggak punya cita-cita, malu sama fisiknya, dan sebagainya. Parahnya lagi, dia sangat sulit percaya sama orang lain. Duh, kena mental, bahaya ‘kan kalau sudah begini! Gak boleh dibiarkan, bisa gawat lo.

Nah, belajar dari kejadian bullying di atas, hendaknya kita kudu punya kemampuan untuk menahan diri dari melakukan hal-hal sama yang bisa merugikan diri sendiri sebagai pelampiasan. Semisal nih, karena enggak sabar menelan pil pahit kata-kata jelek, lalu seenaknya juga kita melempar ucapan sumpah serapah kepada orang lain, atau keluh kesah di sosmed dengan menuliskannya. Waduh, sikap begini tuh jelek banget lo! Jangan sampai deh jadi ikut-ikutan.

https://narasipost.com/teenager/06/2022/diam-dan-jangan-baper/

Sudah maafkan aja dia yang menghina kamu. Bisa jadi dia berperilaku buruk begitu, karena memang enggak tahu kalau perbuatannya kagak boleh. Apatah lagi, kehidupan kita saat ini sangat jauh dari kehidupan islami tersebab pakai aturan sekuler. Yaitu sebuah aturan yang memisahkan kehidupan dari agama. Jadi, kalau dia bersikap minus agama dan berakhlak buruk enggak heran sih. Namun, yang pasti dia dan kita semua adalah korban sistem sampah hari ini. Miris ‘kan!

So, yang perlu diingat, Buddy. Semestinya, kita memandang setiap kejadian dengan pandangan positif dan hati yang luas. Kalau perlu seluas lapangan bola deh. Wah, lapangan bola mah kecil banget ya, yang pasti sabar yang enggak ada tepinya.

Positif Thinking and Don't Give Up

Buddy, kita wajib memahami setiap kejadian baik dan buruk itu tetap yang terbaik di mata Allah. Meyakininya dengan sepenuh hati, bahwa tidak ada kehidupan di dunia ini tanpa sedikit pun terlepas dari rancangannya Allah. Nah, Buddy, kamu enggak perlu merespons berlebihan alias kagak mudah tersinggung. Inilah yang dikatakan ilmu mahal. Abaikan saja kata-kata jelek itu. Oya, Buddy, kamu tahu enggak? Orang yang keren dan hebat itu adalah orang yang selalu positif thinking, berkata-kata positif, mendengar positif, menulis positif kepada dirinya sendiri maupun orang lain. Alhasil, akan membuat hidupnya jauh lebih tenang dan happy. Betul apa betul?

Sayangnya, di kehidupan nyata enggak semua orang punya sikap kayak begitu. Padahal nih, caranya gampang aja lo. Selama seseorang itu cuek dengan kata-kata jelek, pasti aman kok mentalnya.
Rasa-rasanya rugi banget deh hidup kalau kerjaannya cuma meratapi dan menyesali nasib doang. Bukankah itu qadla-Nya? Kita kudu ikhlas, mesti move on and don’t give up. Oke?

Buddy, kamu harus lebih rajin ajukan proposal di sepertiga malam untuk melangitkan doa-doamu pada-Nya. Masyaallah, “God, stay with me”. Kamu mesti paham, Allah enggak akan kirim ujian ke kita di luar batas kesanggupan hamba-Nya. Bila ujian itu diberikan, artinya ya kita insyaallah mampu menghadapinya. Bukan cerita baru lo, kalau kesudahan dari ujian kesabaran akan berbuah manis di akhirnya. Masyaallah.

Yuk, kita renungkan firman Allah di surah Az-Zumar ayat 10,

قُلْ يَٰعِبَادِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا۟ فِى هَٰذِهِ ٱلدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ ٱللَّهِ وَٰسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّٰبِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

Artinya, “Katakanlah: 'Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu. Orang-orang yang berbuat di dunia memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas'.”

Masyaallah tabarakallah. Allah enggak cuma-cuma kasih ujian ke kita tanpa adanya pahala dan hikmah tersembunyi di balik semuanya. Jadi kamu cukup sediakan stok sabar yang luas, keikhlasan, dan ketulusan hati menerima ujian yang gak enak itu.

Jadi Buddy, biar semangat kita menyala-menyala dalam menjalani kehidupan di dunia ini dan enggak mudah terombang-ambing, galau, and pesimis, coba praktikkan langkah-langkah berikut.

Pertama, menjaga salat 5 waktu. Sebagai orang yang beriman kita enggak boleh melalaikan salat. Sebab salat merupakan kewajiban yang enggak boleh ditawar-tawar yang sudah ditentukan waktu dan jumlah rakaatnya. Salat juga amalan pertama yang akan dihisab oleh Allah di hari perhitungan nanti. Banyak lo sisi positif dari salat itu. Secara psikologis salat membuat hati kita menjadi tenang, damai, dan perasaan bahagia. Selain itu, ternyata gerakan-gerakan pada salat membuat peredaran darah menjadi lancar dan tubuh semakin sehat. Masyaallah, hebat ‘kan? Nah, Buddy, perintah salat ini ada di surah Hud ayat 114,

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ ۚ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّاكِرِينَ

Artinya, “Dan dirikanlah salat itu pada kedua ujung hari (pagi dan petang) serta pada bagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan dosa perbuatan-perbuatan yang buruk. Begitulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.”

Kedua, senantiasa menjadi pribadi yang pandai bersyukur kepada Sang Pencipta alam semesta, kehidupan dan manusia. Yaitu Allah azza wajalla. Kalau kita pandai bersyukur atas segala nikmat yang Allah kasih, maka Allah akan menambah lebih banyak lagi nikmatnya kepada kita. Masih enggak percaya? Coba deh tengok firman Allah di surah Ibrahim ayat 7 yang berbunyi, “Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kau bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, jika kau mengingkari nikmat-Ku, maka pasti azab-Ku sangat berat.”

Well, termasuk bersyukur manakala kita menjalankan semua ketaatan kepada Allah tanpa memilah-milah perintah yang disukai saja. Sedangkan perintah Allah yang dirasa berat lantas ditinggalkan. Bukan begitu, Buddy. Nih, sekelumit ketaaatan itu seperti kita wajib belajar Islam kaffah, memakai jilbab (gamis) dan kerudung kalau kita sedang berada di kehidupan umum entah itu di pasar, di sekolah, atau bertemu yang bukan mahram, sebab itu semua adalah aurat. Jadi, sebagai wanita kita wajib menutupinya, kecuali wajah dan telapak tangan itu karena itu bukan aurat. Rajin membaca Al-Qur’an, senang bersedekah, dan masih banyak lagi amalan takwa lainnya.

Ketiga, selalu menjaga kesucian hati. Bila hati itu baik, maka baik pula anggota tubuh yang lainnya. Tetapi jika hati itu rusak, maka rusak pula yang lainnya. Nah, tanda baiknya hati seseorang ia memiliki rasa takut dan cinta kepada Allah Swt. Dalam hadis riwayat Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599 Rasulullah saw. berpesan, "Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah ia adalah hati.”

So amazing, Buddy! Ternyata keren ya cara Allah menuntun kita agar tetap strong and happy menjalani kehidupan ini. Cukup ikuti petunjuk Allah dalam melakukan amalan kebaikan. “We have Allah, we have everything". Don't give up, Oke? Wallahu a'lam bishawab.[]

Disclaimer

Www.NarasiPost.Com adalah media independent tanpa teraliansi dari siapapun dan sebagai wadah bagi para penulis untuk berkumpul dan berbagi karya.  NarasiPost.Com melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan Www.NarasiPost.Com. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email narasipostmedia@gmail.com

Kontributor NarasiPost.Com
Bunga Padi Kontributor NarasiPost.Com
Previous
Ruangan Kelas Tak Layak, kok Bisa?
Next
Desa Pusporenggo di Tengah Inisiatif Pemuda
3.3 3 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

8 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Firda Umayah
Firda Umayah
28 days ago

Menjaga mental remaja agar tetap secure memang gak gampang. Jazakillah atas tip dari penulis

Arum indah
Arum indah
1 month ago

Waah. Mbak bunga padi merambah ke dunia remajaaa

Mimy muthmainnah
Mimy muthmainnah
Reply to  Arum indah
1 month ago

Iyes, my Pleasure...hahaha.

Siti komariah
Siti komariah
1 month ago

Barakallahu fiik mbak bunga padi. Tip dan triknya keren dan bermanfaat.

Mimy Muthmainnah
Mimy Muthmainnah
Reply to  Siti komariah
1 month ago

Aamiin ya mujibasailin
Maksih dek siti udh mengunjunginya. Sukses untukmu

Mimy muthmainnah
Mimy muthmainnah
1 month ago

Yup ...secure itu penting and taklukkan challenge your selft. I am oke, I will always be oke...masyaallah.

Irma sari rahayu Rahayu Irma
Irma sari rahayu Rahayu Irma
1 month ago

Waah, maasyaallah. Merambah ke teenager nih mbak Mimi. Barakallaah

Mimy muthmainnah
Mimy muthmainnah
Reply to  Irma sari rahayu Rahayu Irma
1 month ago

Wa fiik barakallah

Aamiin Ya Mujibasailin

Mb Irma tanks a bunch ..

bubblemenu-circle

You cannot copy content of this page

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram