TKA Cina Masuk ke Indonesia, Nasib Buruh Lokal Pun Merana

"Pro kontra kedatangan TKA China terus berlanjut.Ekonomi Indonesia makin menghimpit rakyatnya".


Oleh: Atien

NarasiPost.Com-Menjelang lebaran, TKA asal Cina kembali datang. Tentu saja hal ini memicu kegaduhan di tengah masyarakat. Bagaimana tidak, di tengah kesulitan mencari lapangan pekerjaan, yang diakibatkan makin masifnya penyebaran Covid-19, pemerintah justru kembali mengeluarkan kebijakan yang menyakiti hati rakyat. Belum lagi adanya larangan untuk mudik ke kampung halaman.

Dalam hal ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) berdalih datangnya TKA Cina sebagai upaya masuknya investasi asing guna pertumbuhan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja. Juga untuk percepatan pembangunan infrastruktur nasional. Namun, pada kenyataannya kedatangan TKA Cina tersebut menjadi kekhawatiran bagi tenaga kerja lokal, karena semakin menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan. Kondisi ini membuat perekonomian keluarganya terpuruk sebab tidak adanya penghasilan. Belum lagi, harga kebutuhan pokok yang semakin membumbung tinggi.

Seharusnya negara, dalam hal ini kepala negara wajib memberikan lapangan pekerjaan yang layak bagi rakyatnya, karena sejatinya seorang pemimpin bertanggungjawab atas kondisi rakyatnya, sebagaimana sabda Rasul yang berbunyi :
"Ketahuilah, bahwa setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Setiap kepala negara adalah pemimpin dan ia bertanggung jawab atas kepemimpinannya."
(H.R Bukhari Muslim, Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi dari Ibnu Umar)

Tentu saja adanya pemimpin yang demikian hanya bisa terwujud di dalam sistem Islam. Bukan di sistem sekarang, di mana negara mengambil sistem kapitalisme yang lebih mengutamakan kepentingan segelintir orang dibanding kepentingan rakyat. Sistem kapitalisme hanya mengambil keuntungan dan manfaat tanpa memerdulikan kepentingan umat. Masihkah kita berharap pada sistem ini? Sistem yang rusak dan merusak. Sistem buatan manusia yang lemah, hina, dan terbatas. Sistem yang hanya membawa kesengsaraan dan keterpurukan yang tiada henti.

Sudah selayaknya kita sebagai seorang muslim kembali kepada sistem yang datang dari Sang Khalik, Allah Swt, Zat yang Maha Pengatur. Karena hanya sistem Islam yang akan membawa keberkahan dan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia, yaitu dengan penerapan Islam kafah dalam bingkai Khilafah Islamiyah. Wallahu'alam bishawab.[]


Photo : Google

Disclaimer: Www.NarasiPost.Com adalah media independent tanpa teraliansi dari siapapun dan sebagai wadah bagi para penulis untuk berkumpul dan berbagi karya.  NarasiPost.Com melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan Www.NarasiPost.Com. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email narasipostmedia@gmail.com

Disclaimer

Www.NarasiPost.Com adalah media independent tanpa teraliansi dari siapapun dan sebagai wadah bagi para penulis untuk berkumpul dan berbagi karya.  NarasiPost.Com melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan Www.NarasiPost.Com. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email narasipostmedia@gmail.com

Previous
PBB, Solusi Absurd untuk Palestina
Next
If I were a Bullet
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
bubblemenu-circle

You cannot copy content of this page

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram