Demi Apakah?

"Tinta aksara menggoreskan data terpencar berjajar.
Berjuang bersama melawan arus citra menggelepar.
Berharap mampu menggiring umat terlempar belukar.
Demi apakah mereka menghidupkan hati yang terhampar"

Oleh. Firda Umayah
(Tim Penulis Inti NarasiPost.Com)

NarasiPost.Com-Mendulang emas meskipun menyisakan nestapa
Hipokrit, apatis, dan skeptis selalu menyertai dirinya
Senyum palsu terukir di balik sikap menawan sukma
Demi apakah mereka rela melelang segala yang ada

Gemah gemulai menyihir semua pikiran yang melintas
Paras ayu memancing hati yang penuh beringas
Meskipun banyak cacian menghiasi kepalsuan identitas
Demi apakah mereka menyerahkan diri pada tuan yang culas

Ingar bingar raksasa kota kembali menyeruak
Mematahkan asa yang lelah berjuang diiringi rasa muak
Berharap kesempatan tak lagi menjadi lawak yang menjebak
Demi apakah mereka harus beranjak dan berpijak

Tangisan hati nan pilu meronta mendesak
Menyingkirkan halang rintang lama tersibak
Tak peduli halal haram terus bersorak
Demi apakah mereka melemparkan akhlak

Buaian mimpi membangkitkan harapan yang tersimpan
Semua peluh terbayarkan dengan jabatan berkilauan
Meskipun umat tak menyatu dalam pikiran dan angan
Demi apakah mereka meraih kemenangan

Dunia penuh tipu daya dan sandiwara
Penggawa pongah turut berlaga di dalam laga
Aroma bencana terkuak dari pikiran dan sikap angkara
Demi apakah mereka menggenggam semua isinya

Kitab suci telah mengabarkan firman mulia
Yang Pemaaf akan selalu mengampuni mereka
Meskipun diri terseok-seok penuh luka dan duka
Demi apakah mereka beralih dan kembali kepada-Nya

Tinta aksara menggoreskan data terpencar berjajar
Berjuang bersama melawan arus citra menggelepar
Berharap mampu menggiring umat terlempar belukar
Demi apakah mereka menghidupkan hati yang terhampar

Kerusakan memecahkan lamunan penuh air mata
Berdiri membabat semua derita yang tersisa
Meskipun bara api menghalangi langkah cerita
Demi apakah mereka menyadarkan diri yang lupa

Dunia berkecamuk membelah angkasa perkasa
Batil dan hak bertarung tak sirna sepanjang masa
Merebut pasukan menyatukan asa dan cita
Demi apakah mereka bertahan kepada janji-Nya[]

Disclaimer

Www.NarasiPost.Com adalah media independent tanpa teraliansi dari siapapun dan sebagai wadah bagi para penulis untuk berkumpul dan berbagi karya.  NarasiPost.Com melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan Www.NarasiPost.Com. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email narasipostmedia@gmail.com

Kontributor NarasiPost.Com
Firda Umayah Tim Penulis Inti NarasiPost.Com Salah satu Penulis Inti NarasiPost.Com. Seorang pembelajar sejati sehingga menghasilkan banyak naskah-naskahnya dari berbagai rubrik yang disediakan oleh NarasiPost.Com
Previous
KKBN (Kecil-Kecil Berani Nikah)
Next
Ketahanan Pangan dalam Kapitalisme, Hanya Sekadar Angan-Angan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

4 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Reva Lina
Reva Lina
9 months ago

MasyaAllah untaian tulisan yang begitu bermakna menjadikan setiap kisah haru Bira. Barakallah Mbak Keren Tulisannya

Dwi Soni, S. S.Kom
Dwi Soni, S. S.Kom
9 months ago

Barokallah, semangat dan sukses selalu untuk karya karya nya, Aamiin

Mimi Muthmainnah
Mimi Muthmainnah
9 months ago

Keren naskahnya mb Firda

Firda Umayah
Firda Umayah
9 months ago

Jazakumullah khoiron katsiron kepada semua tim NP. Barakallahu fiikum. Aamiin

bubblemenu-circle
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram