100 Tahun Tanpa Khilafah


100 tahun saatnya kita bergerak
Menerjang segala penghalang
Menghempas badai ketidakpastian
Menuju satu tujuan
Rida ilahi dalam genggaman
Meraih cinta dan keberkahan
Khilafah janji Allah di akhir zaman
Segera datang dengan kemenangan

Oleh: Heni Ummufaiz
Ibu Pemerhati Umat

NarasiPost.Com-100 tahun kesedihan itu terus menggelayuti
Menyelusupi ke setiap relung-relung hati
Mengoyak jiwa yang hampa
Ketiadaan institusi kian menyakiti
Khilafah lenyap dari permukaan bumi

100 tahun duka Muslim terjadi
Negara Islam yang dulu bersinar
Redup cahaya kian mengelam
Tak ada lagi energi
Pemberi kekuatan yang hakiki
Terpuruk, tertindas, terzalimi, hingga semuanya mati suri.

100 tahun dulu kita berjaya
Kaum muslimin diliputi kebahagiaan
Jawil iman dan keberkahan
Menebar mewangi ke seluruh negeri
Hukum Allah diterapkan dengan ketaatan
Kemaksiatan akan segera hilang

100 tahun dulu kita berjaya
Para pemimpin Islam sangat adil
Bertanggung jawab tak kerdil
Melindungi, mengayomi dengan kasih sayang terpatri
Melayani tanpa minta balas budi
Iman dan takwa jadi kunci

100 tahun dulu kita berjaya
Seluruh lini kehidupan berseri
Keamanan, keadilan, kesejahteraan dirasai
Muslim, nonmuslim ikut merasakan
Peradaban Islam yang cemerlang
Bersinar tercatat di sejarah hingga sekarang

100 tahun khilafah mati suri
Sulit hidup lagi karena umat terjangkiti
Virus demokrasi yang menggerogoti
Tubuh kaum muslimin yang sekarat hampir mati
Tak berdaya dalam kubangan lumpur pekat
Sekularisme yang kian berkarat

100 tahun tanpa khilafah
Saatnya kita bangkit
Memvaksinasi segala penyakit
Sekularisme, kapitalisme yang berbahaya
Menggempurnya dengan obat syariah
Virus demokrasi mati
Khilafah dinanti segera kembali

100 tahun saatnya kita bergerak
Menerjang segala penghalang
Menghempas badai ketidakpastian
Menuju satu tujuan
Rida ilahi dalam genggaman
Meraih cinta dan keberkahan
Khilafah janji Allah di akhir zaman
Segera datang dengan kemenangan

Picture Source by Google

Disclaimer

Www.NarasiPost.Com adalah media independent tanpa teraliansi dari siapapun dan sebagai wadah bagi para penulis untuk berkumpul dan berbagi karya.  NarasiPost.Com melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan Www.NarasiPost.Com. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email narasipostmedia@gmail.com

Kontributor NarasiPost.Com Dan Pegiat Pena Banua
Heni Ummufaiz Kontributor NarasiPost.Com
Previous
Momen Besar yang Terlupakan di Bulan Rajab
Next
Darurat PJJ Mengancam, Atasi dengan Kurikulum Islam
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
bubblemenu-circle
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram