Good Attitude is Number One!

Good Attitude

Attitude adalah kata lain dari adab. Di dalam Islam, kita diajarkan bahwasanya segala sesuatu yang kita lakukan harus sesuai dengan adab-adab yang telah diajarkan oleh Rasulullah saw.

Oleh. Angesti Widadi
(Kontributor NarasiPost.Com)

NarasiPost.Com-Sebagai orang yang aktif berselancar di media sosial, saya mengetahui beberapa kehebohan yang dilakukan oleh generasi Z. Salah satunya yakni video viral mengenai minusnya attitude karyawan yang berasal dari generasi Z. Ia berani melakukan perawatan dan mempercantik tubuh pada saat sedang melaksanakan meeting online via Zoom.

Aksi yang dilakukan oleh generasi Z tersebut menuai banyak kritik pedas dari netizen. Banyak netizen yang geram kepada generasi Z ketika mereka melakukan sesuatu yang tidak sopan dan melanggar etika yang berlaku. Ketika sedang melaksanakan meeting, meskipun dilaksanakan secara online, karyawan wajib mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Ia tidak boleh melakukan sesuatu yang melanggar aturan.

Selain itu, buruknya attitude yang dilakukan oleh sebagian generasi Z dalam berkomunikasi dengan para perekrut kerja dan manajemen perusahaan juga mengundang berbagai reaksi masyarakat. Pasalnya mereka menggunakan bahasa gaul dan tidak mengucap salam dan sapa ketika memulai interaksi dengan pihak perekrut dan manajemen, padahal salah satu kriteria penilaian karyawan yang ditetapkan oleh perusahaan adalah menggunakan attitude yang baik dan sopan. Akhirnya banyak generasi Z yang tidak lolos menjadi karyawan di suatu perusahaan, akibat dari buruknya attitude yang ada pada diri mereka.

Attitude Adalah Adab

Attitude merupakan bahasa inggris yang memiliki makna sikap dan perilaku yang ditunjukkan sehari-hari terhadap orang lain. Di dalam Islam, attitude adalah kata lain dari adab. Di dalam Islam, kita diajarkan bahwasanya segala sesuatu yang kita lakukan harus sesuai dengan adab-adab yang telah diajarkan oleh Rasulullah saw. Seperti adab yang baik dalam berkomunikasi dengan orang lain, adab dalam rapat, adab belajar, adab bekerja, adab makan, bahkan masuk ke dalam kamar mandi saja ada adab yang berlaku dalam Islam.

Adapun adab dalam berkomunikasi dengan orang lain adalah kita wajib mengucap salam terlebih dahulu. Jika berkomunikasi dengan tokoh penting atau orang yang lebih tua dari segi umur, seyogianya kita harus menggunakan bahasa yang sopan. Hal itu dikarenakan kita harus menghormati seseorang yang lebih tua dan tokoh penting dalam masyarakat.

Begitu pun dengan adab dalam bekerja dan adab dalam melaksanakan rapat. Ketika sedang melangsungkan sebuah rapat, baik yang dilaksanakan secara offline maupun online, ada beberapa adab yang harus diperhatikan. Peserta rapat harus mendengar pembicaraan dengan baik, tidak memotong pembicaraan orang lain, menulis catatan penting, dan tidak menjatuhkan orang lain di depan umum. Peserta rapat juga harus memakai pakaian yang sopan dan menggunakan adab yang baik ketika duduk. Tidak boleh mengangkat kaki ataupun melakukan gerakan tangan yang dianggap tidak sopan.

Good Attitude is Number One

Attitude atau adab adalah hal utama yang disorot oleh masyarakat dalam melakukan interaksi sosial. Ketika kita berhasil menerapkan attitude atau adab yang baik maka kita akan mendapat simpati dari masyarakat dan akan mengundang hal-hal yang baik ke dalam hidup kita. Dengan adab yang baik, kita akan mudah mendapat banyak koneksi ketika mencari pekerjaan atau ketika kita sedang membutuhkan sesuatu.

Rasulullah saw. telah memberikan suri teladan kepada kita bahwasanya kedudukan adab lebih tinggi daripada ilmu. Rasulullah diutus ke dunia untuk mengajarkan adab dan akhlak yang baik kepada masyarakat. Seperti hadis berikut,

"Sesungguhnya aku (Rasulullah) diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik." (HR. Bukhari).

Imam Malik mengatakan,

"Pelajarilah adab sebelum mempelajari ilmu."

Kedua dalil tersebut menunjukkan bahwasanya good attitude is number one! Artinya, adab yang baik lebih diperlukan sebelum mempelajari ilmu. Ketika manusia memiliki ilmu, tetapi tidak memiliki adab yang baik maka bisa menjerumuskan kepada kehancuran.

Iblis pun memiliki otak yang sangat pintar dan cerdas, tetapi ia tidak memiliki adab yang baik. Iblis begitu sombong dan mencerminkan adab serta akhlak yang buruk. Oleh karena itu, derajat dan kedudukan iblis menjadi lebih rendah daripada manusia. Dapat disimpulkan bahwasanya manusia yang pintar, tetapi tidak menerapkan adab yang baik, derajat dan kedudukannya lebih rendah daripada manusia yang menerapkan adab-adab yang baik di dalam kehidupannya.

Cerminan Kepribadian Islam

Sebagai seorang muslimah yang menjadi bagian dari umat Rasulullah saw., kita harus mencerminkan kepribadian Islam sesuai yang telah diajarkan oleh nabi kita. Kita harus memiliki adab dan akhlak yang terpuji yang diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari.

https://narasipost.com/family/03/2024/nak-jadilah-pribadi-yang-jujur/

Kita harus tunjukkan bahwasanya muslimah idaman itu memiliki adab dan akhlak yang terpuji karena adab berada di atas ilmu. Ketika kita menerapkan adab yang baik, derajat kita lebih tinggi daripada yang lainnya. Kita akan menjadi orang yang sukses dan bahagia di dunia maupun di akhirat karena telah berhasil menerapkan adab yang baik dalam kehidupan.

Dengan adab yang baik, kita akan memiliki banyak teman yang sayang kepada kita. Dengan adab yang baik, kita akan mendapat pekerjaan dengan mudah. Dengan adab yang baik, kita akan meraih sukses di dunia. Dengan adab yang baik pula, kita akan masuk ke dalam surga. 

Penutup

Orang yang memiliki kecerdasan secara intelektual, tetapi tidak menerapkan adab yang baik maka dia tidak akan lebih sukses di dunia dan di akhirat, dibandingkan dengan orang yang mengutamakan adab yang baik. Ini karena cantik dan cerdas saja tidak cukup apabila tidak dibarengi dengan attitude yang baik. Oleh karena itu, sebagai muslimah yang baik, kita juga harus mencerminkan attitude yang baik selain dengan menonjolkan kecerdasan intelektual.

Wallahua'lam bishawab.[]

Disclaimer

Www.NarasiPost.Com adalah media independent tanpa teraliansi dari siapapun dan sebagai wadah bagi para penulis untuk berkumpul dan berbagi karya.  NarasiPost.Com melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan Www.NarasiPost.Com. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email narasipostmedia@gmail.com

Angesti Widadi Kontributor NarasiPost.Com
Previous
Para Wakil Rakyat dan Wabah Judi Online
Next
Back to Muslim Identity
5 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

6 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Salma
Salma
20 days ago

Minim nya adab generasi Z sebagai bukti gagalnya sistem pendidikan saat ini.

Anggi faradila
Anggi faradila
20 days ago

Dengan adanya post ini jadi bener2 kerasa banget gap pendidikan adab yang kita pelajari dulu, dimana semua mau melakukan kegiatan ataupun kita memikirkan bagaimana kita berperilaku agar tidak menyinggung orang lain, kaget juga ada yang bisa berperilaku seperti itu di ranah dunia pekerjaan.

Ummu Haneen
Ummu Haneen
20 days ago

Baru tahu ada yg begitu saat rapat online. Bener-bener minim adab. Jangankan ber make-up saat zoom meeting berlangsung, mau izin ke toilet aja rasanya sungkan.

Firda Umayah
Firda Umayah
22 days ago

Sistem pendidikan sekuler turut membuat generasi saat ini tidak memiliki adab yang baik. Sangat berbeda dengan generasi saat sistem pendidikan Islam diterapkan dalam naungan Daulah Islam.

novianti
novianti
23 days ago

Saat anak masih usia dini, belajar adab melalui pembiasaan. Memasuki usia mumayyiz, belajar adab disandarkan pada kecintaan kepada Allah dan RasulNya serta paham bahwa adab adalah bagian syariat Islam. Tujuannya agar standar adab bukan pada perasaan melainkan pada dalil. Barokallohu, mba

Nurul azimah
Nurul azimah
24 days ago

Adab yg baik hrs dilandaskan kpd aqidah, ketaatan kpd Allah & Rasul-Nya bkn krn ada manfaat2 yg di dptkan di khdpn manusia.
Berkembangnya teknologi, segala sesuatu yg di dpt serba instan membuat generasi kita hr ini tergerus arus informasi & minim adab...

bubblemenu-circle

You cannot copy content of this page

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram