Masuk Angin: Penyakit Orang Indonesia!

Masuk Angin

Masuk angin atau flu terjadi karena daya tahan tubuh lemah, sehingga rentan terserang penyakit. Cara mengobatinya dengan memulihkan ketahanan tubuh untuk melawan virus pembawa penyakit.

Oleh. Angesti Widadi
(Kontributor NarasiPost.Com)

NarasiPost.Com-Pada bulan Juli-September 2024, Indonesia diprediksi mengalami curah hujan yang cukup tinggi di beberapa daerah, seperti Jawa Barat. Musim hujan yang datang secara tiba-tiba ini disebut dengan musim pancaroba. Biasanya, siklus musim hujan terjadi pada bulan Oktober-Maret. Ketika musim hujan tiba di Indonesia, masyarakat di negara tersebut mengalami gejala masuk angin.

Istilah masuk angin hanya ada di negara Indonesia. Pasalnya, di dalam dunia medis, tidak mengenal istilah masuk angin. Dalam dunia medis, penyakit masuk angin termasuk dalam kategori flu atau istilah kedokterannya dikenal dengan nama common cold. Indonesia memang memiliki ciri khas yang unik dengan memunculkan nama penyakit "Masuk Angin" yang tidak ada di negara mana pun.

Pancaroba Membawa Penyakit

Musim pancaroba adalah musim dengan kondisi cuaca yang tak menentu. Di Indonesia, musim pancaroba terjadi di antara musim kemarau dan musim hujan. Kondisi pancaroba di Indonesia ditandai dengan angin yang bertiup sangat kencang dan memiliki curah hujan yang cukup tinggi.

Perubahan suhu yang berubah-ubah pada saat musim pancaroba mengakibatkan tubuh secara otomatis menyesuaikan dirinya dan berpengaruh terhadap daya tahan tubuh. Musim pancaroba juga membuat intensitas sinar matahari berkurang dalam memberikan asupan vitamin D yang berperan sebagai nutrisi untuk memberikan fungsi ketahanan pada tubuh dari serangan penyakit.

Masuk Angin Adalah Flu dalam Medis

Tubuh yang menyesuaikan kondisi perubahan suhu yang berubah-ubah serta kurangnya mendapat asupan dari sinar matahari, membuat daya tahan tubuh berkurang. Hal itu menyebabkan tubuh rentan terkena penyakit. Salah satu jenis penyakit yang rentan dialami oleh masyarakat ketika musim pancaroba adalah flu atau common cold.

https://narasipost.com/medical/05/2022/waspadai-tanda-tanda-anak-terkena-hmfd/

Gejala penyakit yang dikenal dengan sebutan masuk angin oleh masyarakat Indonesia, sebenarnya adalah penyakit flu. Penamaan masuk angin hanya tersemat pada warga Indonesia. Nama yang sebenarnya dalam dunia medis adalah flu atau common cold.

Adapun gejala flu yang dirasakan pada umumnya adalah sebagai berikut:

1. Pusing atau sakit kepala
2. Perut kembung
3. Diare
4. Mual dan muntah
5. Demam
6. Bersin serta batuk
7. Radang tenggorokan

Penyakit flu tidak bisa dianggap serius, tetapi juga tidak bisa diremehkan. Jika seseorang merasakan tanda-tanda tubuh mengalami gejala flu, maka harus segera dilakukan tindakan agar virus penyebab flu tidak semakin menyebar di dalam tubuh.

Memulihkan Ketahanan Tubuh

Masuk angin atau flu terjadi karena daya tahan tubuh yang melemah sehingga rentan diserang oleh virus yang menyebabkan penyakit. Cara terbaik dalam mengobati flu adalah dengan memulihkan ketahanan pada tubuh agar virus berangsur-angsur lenyap. Daya tahan tubuh yang kuat dapat melawan virus yang membawa penyakit.

Adapun langkah-langkah untuk memulihkan ketahanan pada tubuh adalah sebagai berikut:

1. Rutin mengonsumsi sup hangat dan memperbanyak sayuran yang berkuah.
2. Rutin dalam mengonsumsi isi kandungan dari rempah-rempah yang memiliki banyak manfaat pada tubuh. Biasanya di Indonesia rempah-rempah disajikan dalam bentuk jamu.
3. Melakukan istirahat yang cukup yakni sekitar 7-8 jam/hari.
4. Rutin dalam mengonsumsi air putih agar tidak terjadi dehidrasi.
5. Memakai pakaian yang cukup hangat untuk menjaga suhu pada tubuh agar tetap stabil.

Cara Islam Mengobati Flu atau Masuk Angin

Sebagai umat muslim, tentu saja kita meneladani apa saja yang dilakukan oleh Nabi Muhamad saw. Beliau sebagai suri teladan umat muslim telah mencontohkan beberapa cara untuk membangun daya tahan tubuh yang kuat, serta cara tubuh menyembuhkan diri dari berbagai macam penyakit. Salah satu metode yang terkenal dicontohkan oleh Rasulullah adalah dengan mengonsumsi madu serta habatusauda.

Nabi Muhammad saw. bersabda:

"Madu adalah obat dari segala penyakit dan Al-Qur'an adalah obat dari segala kekusutan pikiran." (HR. Bukhari)

Direktur Institut Imunologi pada Universitas Munich, G. Reitmuller, mengatakan bahwasanya jintan hitam atau yang dikenal sebagai habatusauda dapat meningkatkan kekebalan pada sistem pertahanan tubuh.

Dari 'Aisyah bahwa Rasulullah saw. bersabda:

"Sungguh dalam habatusauda terdapat penyembuh dari segala macam penyakit, kecuali as-sam. Aisyah pun bertanya, ‘Apakah as-sam itu?’ Beliau menjawab, ‘Kematian’."(HR. Bukhari)

Indonesia terkenal dengan adanya rempah-rempah yang melimpah ruah. Salah satu rempah-rempah yang disebutkan di dalam Al-Qur'an untuk memulihkan daya tahan tubuh adalah jahe. Jahe merupakan minuman surga yang dapat menjadi obat dari segala penyakit.  Di dalam surah Al-Insan ayat 17 disebutkan:

"Di dalam surga mereka mendapatkan minuman yang campurannya adalah jahe."

Penutup

Penyakit masuk angin yang terkenal di Indonesia sejatinya adalah penyakit flu dalam dunia medis. Penyakit flu muncul dari serangan virus ketika daya tahan tubuh kita menurun. Rasulullah sebagai suri teladan telah mencontohkan pengobatan herbal yang ampuh yang terbukti dalam dunia medis dapat mengobati suatu penyakit. Pengobatan herbal tersebut adalah dengan mengonsumsi madu, habatusauda, serta membuat minuman dari jahe. Apabila kita mengikuti pengobatan herbal ala Rasulullah, maka penyakit masuk angin atau flu dapat disembuhkan.

Wallahu a'lam bishawab.[]

Disclaimer

Www.NarasiPost.Com adalah media independent tanpa teraliansi dari siapapun dan sebagai wadah bagi para penulis untuk berkumpul dan berbagi karya.  NarasiPost.Com melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan Www.NarasiPost.Com. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email narasipostmedia@gmail.com

Angesti Widadi Kontributor NarasiPost.Com
Previous
Kanker Serviks The Silent Killer
Next
Tawuran Jadi Konten demi Cuan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
bubblemenu-circle

You cannot copy content of this page

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram