Happiness with Morning Sickness

"Menghadapi kehamilan dengan kebahagiaan dan banyak bersyukur adalah kunci utama dalam menangani morning sickness. Banyak bersyukur, karena kehamilan adalah anugerah dari Allah Swt. Karena kehamilan merupakan ladang pahala bagi seorang ibu."

Oleh. Isty Da’iyah
(Kontributor NarasiPost.Com dan Penulis Jejak Karya Impian)

NarasiPost.Com-"Kemudian air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami menjadikan makhluk yang berbentuk lain. Maha Suci Allah Pencipta yang paling baik.” (TQS Al-Mu’minun: 14)

Kehamilan adalah sebuah anugerah dari Allah yang luar biasa. Dalam Islam, ibu hamil dan menyusui mendapat keistimewaan serta ganjaran pahala dari Allah Swt. Sehingga ketika seorang wanita hamil, haruslah dilalui dengan rasa syukur meskipun di awal kehamilan tidak sedikit wanita yang menghadapi beberapa ujian. Karena memang masa-masa awal kehamilan adalah masa krusial bagi seorang ibu.

Beberapa kondisi yang terjadi pada ibu hamil di antaranya adalah morning sickness. Morning sickness dialami oleh wanita hamil pada awal kehamilannya. Meskipun tidak semuanya, namun kebanyakan wanita mengalami yang namanya morning sickness.

Pengertian morning sickness adalah kondisi mual dan muntah yang dialami oleh ibu hamil pada awal kehamilan biasanya pada tiga bulan pertama kehamilan (trimester pertama). Meskipun gejala ini akan hilang setelah masa trimester kedua masa kehamilan, namun morning sickness perlu mendapatkan perhatian agar tidak menimbulkan akibat yang berdampak pada kesehatan janin dan ibunya.

Gejala morning sickness biasanya akan muncul terutama pada pagi hari. Ibu hamil akan merasakan mual yang disertai gejala lain seperti pusing, lemas, dan sensitif terhadap aroma yang menyengat. Keadaan ini terjadi akibat peningkatan hormon beta HCG pada wanita hamil. Hal ini biasanya merupakan kondisi yang mengindikasikan adanya plasenta yang tumbuh dengan baik dan normal, sehingga sebenarnya morning sickness tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

Setiap wanita hamil mempunyai karakteristik masing-masing dalam mengalami morning sickness. Berbeda antara satu ibu dan yang ibu yang lainnya. Untuk mengatasi morning sickness biasanya bisa dilakukan mandiri oleh ibu yang bersangkutan. Namun, apabila sudah mengarah kepada hal-hal yang membahayakan kesehatan ibu dan bayi maka diperlukan tindakan pemeriksaan kepada dokter. Agar dokter bisa memberikan vitamin dan obat-obatan. Apabila parah, maka dokter akan memberikan cairan infus.

Pencegahan dan Penanganan Morning Sickness

Sebenarnya morning sickness bisa dicegah dengan beberapa tip yang ada di antaranya: menghindari bau-bauan yang menyengat, pola makan sehat, olahraga ringan yang teratur, dan istirahat yang cukup. Namun, sekali lagi semua itu tergantung pada karakteristik masing-masing ibu.

Beberapa tip untuk mencegah dan mengatasi morning sickness atau mual dan muntah selama kehamilan di antaranya:

Pertama, makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Makan dalam jumlah atau porsi besar akan membuat ibu hamil bertambah mual, maka berusahalah makanlah dengan porsi kecil namun sering.

Kedua, makan makanan yang tinggi protein dapat membantu mengatasi rasa mual, dan perbanyak konsumsi buah dan sayur. Makanan yang tinggi karbohidrat seperti roti, kentang, biskuit, juga baik untuk mengurangi rasa mual. Mengonsumsi kurma juga dianjurkan untuk ibu hamil. Karena kurma merupakan sumber fruktosa alami yang baik untuk ibu dan bayi. Selain itu, kurma mengandung banyak zat besi, vitamin K, kalium, serta mineral, dan elektrolit yang bisa membantu pembuluh darah tetap dalam keadaan rileks. Sehingga bisa menurunkan tekanan darah dan bisa mencegah pre-eklampsia.

Hindari makanan berlemak dan berminyak yang akan memperburuk rasa mual. Minum yang cukup untuk menghindari dehidrasi akibat muntah. Minum air putih atau jus sangat dianjurkan dan hindarilah minuman yang mengandung kafein dan karbonat.

Ketiga, ketika bangun tidur pada waktu pagi, usahakan untuk duduk terlebih dahulu agar tidak pusing. Setelah itu berdiri perlahan dan bangun. Bila merasa sangat mual ketika bangun tidur pagi, ibu bisa menyiapkan makanan kecil atau biskuit di dekat tempat tidur, sehingga ibu dapat memakannya dahulu sebelum mencoba untuk bangun dan berdiri.

Keempat, untuk mengatasi rasa mual biasanya bisa menggunakan ramuan tradisional seperti jahe. Dari penelitian menyatakan, jahe dapat mengatasi rasa mual dan aman untuk ibu dan bayi, sehingga untuk beberapa wanita hamil bisa mengonsumsi jahe segar atau permen jahe untuk mengatasi rasa mualnya.

Kelima, istirahat dan rileks akan sangat membantu ibu hamil untuk mengatasi rasa mual dan muntah. Karena apabila ibu stres hanya akan memperbanyak rasa mual. Mencoba beristirahat yang cukup dan santai dengan mendengarkan bacaan Al-Qur'an bisa mencegah rasa mual.

Keenam, apabila mual dan muntah makin hebat atau terjadi hiperemesis gravidarum maka diperlukan tindakan lanjutan berupa konsultasi ke dokter, agar kesehatan dan kehamilan tetap terjaga.

Happiness with Morning Sickness

Menghadapi kehamilan dengan kebahagiaan dan banyak bersyukur adalah kunci utama dalam menangani morning sickness. Banyak bersyukur, karena kehamilan adalah anugerah dari Allah Swt. Karena kehamilan merupakan ladang pahala bagi seorang ibu. Apa pun yang dikerjakan oleh ibu hamil akan mendapatkan balasan pahala jika dijalani dengan bahagia dan ikhlas.

Hal yang bisa mendatangkan kebahagiaan di antaranya dengan memperbanyak zikir, banyak berdoa, dan meminta perlindungan kepada Allah Swt. Memperbanyak ibadah sunah, tilawah Al-Qur'an, dan berdoa juga sangat dianjurkan. Karena doa adalah zikir yang dicintai oleh Allah. Di antara doa yang dianjurkan adalah:

"Ya Allah peliharalah anakku selama berada dalam kandunganku dan sehatkanlah dia karena sesungguhnya Engkau adalah Zat Yang Maha Menyehatkan tiada kesehatan tanpa kesehatan dari-Mu, kesehatan yang tidak meninggalkan penyakit sedikit pun.”

Selain usaha yang kita lakukan untuk meraih bahagia ketika masa kehamilan, hal yang paling dianjurkan adalah untuk tidak bermalas-malasan dengan alasan kelelahan. Karena hal ini akan sangat merugikan bagi ibu hamil. Kurang aktivitas membuat badan lemas dan menimbulkan nafsu makan berkurang. Dianjurkan ibu hamil untuk tetap beraktivitas sewajarnya. Dengan aktivitas sewajarnya badan akan bergerak dan fisik akan menjadi bugar.

Untuk menjaga perasaan bahagia, maka hindarilah stres. Makanlah makanan yang diinginkan selagi itu menyehatkan. Lakukanlah aktivitas yang bermanfaat dan menyenangkan. Salurkan hobi yang kita punya, terutama hobi yang bisa bermanfaat dan mendatangkan kebahagiaan. Misalnya, membaca dan menulis buku. Karena dengan membaca buku, selain ilmu kita bertambah, juga bisa menjaga mood ibu tetap baik.

Dengan melaksanakan beberapa hal ini, diharapkan ibu hamil bisa mendapatkan kebahagiaan dan ketenangan hati. Sehingga, berpotensi mendapatkan pahala yang luar biasa dari Allah Swt.

Wallahu’alam bish shawab[]

Disclaimer

Www.NarasiPost.Com adalah media independent tanpa teraliansi dari siapapun dan sebagai wadah bagi para penulis untuk berkumpul dan berbagi karya.  NarasiPost.Com melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan Www.NarasiPost.Com. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email narasipostmedia@gmail.com

Kontributor NarasiPost.Com
isty Daiyah Kontributor NarasiPost.Com & Penulis Jejak Karya Impian
Previous
Ketahanan Pangan dalam Kapitalisme, Hanya Sekadar Angan-Angan
Next
Belajar dari Syaikhul Islam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah: Menjadi Penulis Produktif
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

9 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
R. Bilhaq
R. Bilhaq
9 months ago

alhamdulillah hari ini si kecil berusia satu bulan.. ketika hamil trimester pertama, selama sebulan mengalami perut perih sehingga lebih banyak bedrest.. walaupun pola makan normal.. alhamdulillah Allah SWT memberi kesehatan hingga kini..

Nining Sarimanah
Nining Sarimanah
9 months ago

Saat hamil dulu morning sickness pernah saya alami, memang benar ini bukanlah perkara aneh. Namun, perlu diwaspadai jika itu berlanjut hingga mau lahiran mk disarankan konsultasi ke dokter. Pengalaman teman seperti itu hingga akhirnya dirawat

Yuli
Yuli
9 months ago

Bersyukur dan rida dgn semua karunia Allah akan menjadikan hati dan pikiran tetep bahagia menjalani setiap episode hidup termasuk ketika hamil dgn kondisiorning sickness

Reva Lina
Reva Lina
9 months ago

MasyaAllah Sharing Bermanfaat apalagi teruntuk saya nantinya jika kelak menjadi ibu. Barakallah Tulisannya Mbak

Triana
Triana
9 months ago

Masya Allah, dari tulisan ini jadi bekal para ibu hamil ketika mengalami morning sickness.
Jazakillah mbak Isti sebagai penulis, telah memberikan bekal dan juga memotivasi agar tetap sabar ketika morning sickness menyapa.

Istyda'iyah
Istyda'iyah
Reply to  Triana
9 months ago

Alhamdulillah

Dewi Kusuma
Dewi Kusuma
9 months ago

Morning sickness mesti rasa sakit melanda namun kebahagiaan hati memuncak menantikan kelahiran buah hati penerus generasi saleh. Ini perempuan sejati sebagai ibu dari generasi saleh yang cemerlang.

Firda Umayah
Firda Umayah
9 months ago

Morning sickness, meskipun dulu saat mengalaminya rasanya tak karuan. Tapi itu menjadi kenangan yang indah dan bagian dari perjuangan perempuan untuk menjadi seorang ibu. MasyaAllah

Istyda'iyah
Istyda'iyah
9 months ago

Alhamdulillah, akhirnya artikel madical berdasarkan pengalaman menjadi ibu tayang di NarasiPost. Media keren dengan tampilan keren. Barakallah NP

bubblemenu-circle
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram