Bait-Bait Cinta

"Pemenang puisi terbaik dalam Challenge ke-2 NarasiPost.Com dengan tema " Valentine dalam Perspektif Islam"

Oleh : Afiyah Rasyad

NarasiPost.Com-Semilir rasa
Melambung ke angkasa
Terjebak di antara puing-puing dusta
Terjerumus dalam kubangan dosa
Berkarat mahkota cinta

Cinta bukan sekadar kata
Dalam hiruk pikuk perayaan fana
Hari Valentine yang dipuja
Kemurniannya tentu ternoda
Hawa nafsu yang mendera

Pesta pora
Hura-hura
Atas nama cinta
Tersulam alpa
Di jurang nista

Hati terpenjara
Berdatangan jutaan rasa
Penyesalan tiada tara
Meratapi sikap alpa
Pada cinta yang sia-sia

Jalan salah
Begitu rendah
Ditempuh dengan pongah
Tanpa rasa resah
Kini, jiwa mulai pilu dan jengah

Rasa yang terpanah
Tersadar sudah di lembah
Menyusuri jalan bernanah
Menguar rasa dengan gegabah
Meronta hendak balik arah

Hati terperangah
Menyusuri jalan fitrah
Allah pemberi cinta yang indah
Meski hadir bersama gundah
Mahkotanya tetaplah megah

Bait-bait cinta yang merekah
Dalam ikatan suci penuh berkah
Pernikahan yang bernilai ibadah
Berjuta rasa terangkum berharap rida Allah
Tetap diarungi meski susah payah

Bait-bait cinta
Hadiah dari Sang Pencipta
Harum penuh aroma
Karena cinta lebih kasih dari sekadar rasa
Dan bukan sekadar rasa

Paiton, 21 Januari 2021[]

Photo : Pinterest

Disclaimer

Www.NarasiPost.Com adalah media independent tanpa teraliansi dari siapapun dan sebagai wadah bagi para penulis untuk berkumpul dan berbagi karya.  NarasiPost.Com melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan Www.NarasiPost.Com. Silakan mengirimkan tulisan anda ke email narasipostmedia@gmail.com

Penulis Inti NarasiPost.Com
Afiyah Rasyad Penulis Inti NarasiPost.Com dan penulis buku Solitude
Previous
Dana Wakaf, Perkuat Ekonomi Rakyat?
Next
Generasi Emas Tidak Butuh Moderasi Agama
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
bubblemenu-circle

You cannot copy content of this page

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram